PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengucurkan dana pinjaman program pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) tahap III sebesar Rp 19,4 miliar.Dana tersebut diberikan kepada 36 Koperasi Jasa Keuangan (IKJK) untuk sektor perekonomian masyarakat kelurahan (PEMK).Pemprov DKI Jakarta berarti telah menggelontorkan dana PEMK sebesar Rp 47.716 miliar untuk 88 Kelurahan dari Jumlah keseluruhan sebanyak 267 Kelurahan di Ibu Kota.Pada tahap pertama. Pemprov DKI telah membagikan kepada 16 kelurahan. Kemudian tahap kedua kepada 26 kelurahan dan tahap ke Uga sebanyak 36 kelurahan."Bagi kelurahan yang belum, akan diberikan pada tahun 2010 mendatang." ujar Gubernur DKI Jakarta. Fauzi Bowo. Senin (28/12).Program dana PEMK Ini. kata Fauzi Bowo, diberikan dan dipercayakan kepada koperasi dan Jasa keuangan yang ada di setiap kelurahan.
Oleh karena Itu. pihaknya berharap dana PEMK harus dikelola dengan benar karena dana tersebut berasal dari Pemprov DKI dan bukan dana hibah.
"Silakan dikelola dengan benar dan sesuai dengan kesepakatan vans telah dibuat. Karena tni akan dipertanggungjawabkan dan dana Ini aka diaudit. katanya.
Dengan pengelolaan yang benar dan bertanggungjawab, lanjut Bang Fauzi, dirinya berharap program PEMK akan Jadi teladan dan dijadikan contoh bag) pengelolaan koperasi di seluruh Tanah Air Harus tepat sasaran. Yang penting amanah dan tepat sasaran dalam pengelolaannya.Fauzi Bowo menjelaskan koperasi di tingkat kelurahan yang diberi kepercayaan dalam mengelola dana PEMK. hal Ini dilakukan lantaran aparat di tingkat kelurahan dan pengelola koperaslnya lebih mengetahui persoalan yang dihadapi di wilayahnya.Hingga kini sudah sebanyak 88 Koperasi dan Jasa keuangan di tingkat kelurahan yang telah diberikan dana PEMK "Program Ini akan terus dilanjutkan pada awal tahun 2010. InsyaAllah, tahun 2010 seluruh kelurahan di DKI Jakarta sudah memilikisumber dana bagi usaha mikro.”Tegasnya.Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kedl Menengah dan Perdagangan IKLMKMII DKI Jakarta. Ade Soeharsono, mengatakan, dana PEMK Ini harus benar-benar tepat sasaran dan amanah sesuai dengan keinginan gubernur. Dengan begitu, kata Ade. akan membantu bagi perkembangan usaha mikro dan kedl yang dilakukan oleh masyarakat.
"Dengan adanya pemberian dana PEMK. semoga kegiatan koperasi dan usaha mikro yang dikembangkan masyarakat benar-benar dapat menyejahterakan masyarakat." ujarnya.
"Silakan dikelola dengan benar dan sesuai dengan kesepakatan vans telah dibuat. Karena tni akan dipertanggungjawabkan dan dana Ini aka diaudit. katanya.
Dengan pengelolaan yang benar dan bertanggungjawab, lanjut Bang Fauzi, dirinya berharap program PEMK akan Jadi teladan dan dijadikan contoh bag) pengelolaan koperasi di seluruh Tanah Air Harus tepat sasaran. Yang penting amanah dan tepat sasaran dalam pengelolaannya.Fauzi Bowo menjelaskan koperasi di tingkat kelurahan yang diberi kepercayaan dalam mengelola dana PEMK. hal Ini dilakukan lantaran aparat di tingkat kelurahan dan pengelola koperaslnya lebih mengetahui persoalan yang dihadapi di wilayahnya.Hingga kini sudah sebanyak 88 Koperasi dan Jasa keuangan di tingkat kelurahan yang telah diberikan dana PEMK "Program Ini akan terus dilanjutkan pada awal tahun 2010. InsyaAllah, tahun 2010 seluruh kelurahan di DKI Jakarta sudah memilikisumber dana bagi usaha mikro.”Tegasnya.Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kedl Menengah dan Perdagangan IKLMKMII DKI Jakarta. Ade Soeharsono, mengatakan, dana PEMK Ini harus benar-benar tepat sasaran dan amanah sesuai dengan keinginan gubernur. Dengan begitu, kata Ade. akan membantu bagi perkembangan usaha mikro dan kedl yang dilakukan oleh masyarakat.
"Dengan adanya pemberian dana PEMK. semoga kegiatan koperasi dan usaha mikro yang dikembangkan masyarakat benar-benar dapat menyejahterakan masyarakat." ujarnya.
Pengelolaan dana di Koperasi Jasa Keuangan (KJK) Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Kelurahan (PEMK) di Kelurahan Kwitang, Senen, Jakpus berjalan lancar. Hingga saat ini, telah menerima dua kali kucuran dari Pemprov DKI Jakarta dengan peminjam mencapai 315 warga.Ketua KJK PEMK Kwitang, Silvianti Asril, S.Ip mengatakan warga yang ingin memanfaatkan dana PEMK cukup banyak, namun pihaknya tetap harus selektif dan hati-hati. Hal ini agar pengelolaannya berjalan baik dan pengembalian pinjaman lancar.
“Selama ini pengembalian berjalan lancar dan tidak mengalami masalah, termasuk pengembalian ke Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB) Pemprov DKI Jakarta,” jelas Silvianti didampingi Lurah Kwitang, Ishran Prasetiawan, kemarin usai menyerahkan penguliran dana tahap ke dua kepada warga.Bukti lancarnya pengembalian pinjaman dari masyarakat atau pemanfaat, KJK PEMK Kwitang saat ini telah mendapat dua kali kucuran dana. Pertama Desember 2010 besarnya Rp 540 juta dan kucuran ke dua November 2011 yang besarnya Rp 400 juta. “Dana kucuran pertama telah digulirkan semua dan pengembalian dana tersebut sudah mencapai 65 persen atau sekitar Rp 351 juta,” katanya.Masyarakat atau pemanfaat dana tersebut mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya dana PEMK yang dikelola KJK. Karena sangat membantu dalam mengambangkan usaha. “Kami sangat terbantu, berkat pinjaman dana KJK PEMK usaha kami tetap berjalan lancar,” ucap Ny. Siti, pedagang.Lurah Kwitang, Ishran Prasetiawan mengingatkan kepada para pemanfaat kalau dana bergulri tersebut bukan dana hibah. Namun, dana yang harus dikembalikan dan dipertanggungjawabkan, sehingga warga yang meminjam harus mengembalikan. “Bagi yang meminjam harus mengembalikan karena masih banyak warga yang ingin memanfaatkan,” katanya.
Analisis : Menurut saya Pengelolaan dana di Koperasi Jasa Keuangan (KJK) Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Kelurahan (PEMK) sudah baik karena dana yang diberikan kepada pemerintah untuk setiap koperasi dapat membantu perekonomian masyarat menjadi lebih baik lagi salah satunya seperti yang dilakukan pemerintah mengucurkan dana untuk Kelurahan Kwitang,Senen,Jakpus.Karena dana yang diberikan pemerintah kepada koperasi sangat membantu terutama untuk masyarakat yang kurang mampu, dan sebaiknya pemerintah terus-menerus memberikan dana untuk setiap koperasi setiap tahunnya agar dapat membantu kehidupan masyarakat yang lebih baik lagi dan kehidupan rakyat menjadi sejahtera.Dan saya berharap pemerintah setiap tahunnya dapat memberikan dana yang lebih besar lagi,karena seperti yang kita lihat Zaman sekarang dari tahun ketahun harga semakin naik jadi alangkah lebih baik kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dari tahun ketahun.Dan saya berharap pemerintah tidak hanya memberikan kepada masyarakat yang ada dikota-kota besar saja karena banyak masyarakat dikota-kota terpencil sangat membutuhkan dana dari Koperasi Jasa Keuangan (KJK) Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Kelurahan (PEMK) untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari


